Aku Bukan Anak Kecil Lagi?

6864-01.jpg



Mungkin ada yang bingung kenapa aku menyisipkan lagu Shinchan di postingan kali ini? Ini bukan tanpa sebab atau hanya sekadar iseng. Ini hal serius. Alasannya adalah karena beberapa hari yang lalu aku baru saja ikut Grand Opening AAI (Asistensi Agama Islam).

Tunggu, jangan tanya yang lain dulu. Biar aku lanjutkan.

Tanggal 20 Agustus 2014 kemarin, aku resmi menjadi mahasiswa S1 Sastra Inggris Universitas Sebelas Maret. Resmi menjadi mahasiswa berarti juga resmi mengikuti kegiatan-kegiatan wajib mahasiswa baru, seperti ospek dan lain-lain. Di antara segala "suguhan" yang diberikan kepada mahasiswa baru, ada sebuah suguhan mata kuliah wajib: pendidikan agama. Bagi yang muslim, pendidikan agama Islam diatur oleh para "asisten," sehingga sebutannya menjadi Asistensi Agama Islam atau AAI.

Grand Opening AAI yang wajib diikuti mahasiswa baru diadakan pada tanggal 24 Agustus. Grand Opening ini diisi dengan sebuah training. Nah, waktu training itu, pembicaranya langsung menyuguhi kami dengan lagu Shinchan tepat di awal slide. Menurut pembicaranya (yang aku lupa namanya), lagu ini menunjukkan innocence of children. Seperti, betapa mereka sangat jujur, bahwa mereka tidak merasa bersalah dan berbuat seenaknya, menganggap segala tempat adalah taman bermain, dan lain-lain. Begitu lagu ini diputar, aku langsung ikut menyanyi. Kayaknya sih, nggak cuma aku. Tapi, orang-orang di sebelah kanan dan kiriku nggak ada yang ikut nyanyi. Kenapa, ya?

Setelah itu si pembicara menegaskan bahwa mahasiswa bukan lagi anak-anak. Ini membuatku kembali tersadar dan seolah terbangun dari mimpi. Aku kembali sadar bahwa umurku sudah benar-benar 18 tahun, bahwa kehidupan "mbak-mbak kuliahan" dan "mas-mas kuliahan" itu tidak lagi ada di bayangan, dan tidak lagi terasa begitu jauh. Kehidupan itu sekarang ada di depan mata, percaya atau tidak.

Aku jadi ingat betapa dulu, waktu SD, aku adalah anak yang dibesarkan oleh Doraemon. Entah karena terlalu cepat dewasa atau secara tidak sengaja diakselerasi oleh keadaan, aku mendramatisasi kehidupanku menjadi seperti sinetron. Pernah satu waktu, aku mengira aku ini bukan anak kandung Ummi dan Abi. Mungkin nggak cuma aku yang mengalami hal itu waktu kecil. Tapi kalau aku, aku termakan omongan Nobita yang mengira dia bukan anak kandung ayah dan ibunya. Sama, lah. Sejak dulu aku memang selalu merasa seperti Nobita. Ah, dasar anak-anak. Mungkin itu yang dipikirkan orang dewasa.

SMP adalah masa-masa alay-ku. Merasa sok dewasa dan sudah paham segala hal, padahal masih begitu panjang jalan yang belum aku lalui. Menjadi penggemar K-Pop yang nyaris fanatik, mulai bermain Facebook dan Twitter, mulai mencoba ini dan itu, mencari tahu mana yang sungguh-sungguh baik dan mana yang buruk, tapi aku masih berada di bawah naungan kakak dan orangtuaku. Aku belum bisa berpikir sendiri. Jelas, aku belum dewasa.

Menurutku, kehidupan SMA-lah yang membuatku berubah nyaris secara total. Bukan hanya karena aku berada di asrama, tapi juga karena aku dituntut untuk memilih jalanku. Penjurusan di kelas XI, pilihan yang kuambil untuk kuliah, dan perencanaan-perencanaan masa depan lainnya. Kali ini aku nggak bisa mengandalkan bayangan Abi dan Ummi maupun kakak-kakakku. Ini bagian paling sulit. Hingga aku menjadi seperti ini, semuanya adalah hasil pendidikan di SMA.

Sekarang, aku sudah tidak bisa dianggap sebagai anak kecil lagi. Yah, rasanya ada begitu banyak tahun-tahun yang terlewat dengan sedikit sia-sia. Kalau aku bernostalgia, rasanya aku mau kembali ke masa-masa itu. Tapi, kapan aku bisa kembali ke masa-masa itu, sementara aku masih punya begitu banyak waktu yang menunggu di hadapanku?

Topic : Same Planet, Different World
Genre : Diary

Post a comment

Private comment

Cari
Kalender
« 07 | 2018/08 | 09 »
Su M Tu W Th Fr Sa
- - - 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 -
Tentang Diriku

bilabaik
bilabaik


Kita hidup di bumi ini
Hari ini, esok, dan seterusnya
Masa depan sangat panjang; kota impian
Mari coba satu-satu kita wujudkan


[Doraemon OST - Bokutachi Chikyuujin]

Jadikan Teman

Jadilah teman user ini.

Tautan Saya
Buku
Book recommendations, book reviews, quotes, book clubs, book trivia, book lists
Tautkan Ke Saya


RSS
Powered by FC2 BLOG

Let's start blogging!!

Powered by FC2 Blog