Inspirasi Februari - Maret


CLICK IMAGE TO ENLARGE


Suatu hari, adik binaanku yang kuliah di jurusan Seni Rupa tiba-tiba bilang, "Mbak, aku mbok dikasih lihat gambarnya jenengan." Dia memang adik yang sopan banget sampai manggil aku pakai "jenengan."

Aku kaget. Sejak kapan anak ini tahu aku suka menggambar? "Gambar apa?" aku bertanya. Kalau digambarin pakai emoji, mungkin ekspresiku akan jadi kayak gini: 😂.

"Ah, saya tahu jenengan suka nggambar. Saya pernah lihat ada gambar di bukunya jenengan. Jenengan juga selalu pakai pensil." Aku nggak paham apa hubungan pernyataan terakhirnya dengan kenyataan bahwa aku suka menggambar.

Well, aku bisa menggambar. Aku akui aku juga suka menggambar. Tapi kalau diminta begitu, aku nggak yakin gambar apa yang mau aku tunjukkan. Ditambah lagi, ada dua hal yang sedikit bikin aku ragu untuk nunjukkin gambarku ke dia. Pertama, aku sudah lama nggak bikin gambar. Ketika dia nanya itu, gambar terakhir yang aku buat adalah gambar digital yang aku buat waktu liburan sekitar dua pekan sebelumnya. Kedua, dia mahasiswa Seni Rupa. Aku belum siap dihina-hina soal gambarku, apalagi sama binaanku sendiri. Haha.

Tapi, pada akhirnya aku tunjukkan juga gambarku ke dia. Ketika dia komentar soal gambarku, aku nggak merasa sakit hati. Sedikit malu, karena dia blak-blakan menunjukkan kekurangan gambarku, tapi dia juga memberi masukan yang menurutku memang aku butuhkan seandainya aku berniat menggambar lagi. Lebih jauh, dia bahkan memberi wejangan, "Kalau latihan terus, lama-lama hasilnya pasti bagus." What a nice kid, eh?

Setelah itu, aku tiba-tiba jadi pengen menggambar lagi. Anak itu lebih tertarik sama gambar manualku, tetapi aku justru lebih pengen meningkatkan kemampuan gambar digitalku. Jadi, ketika ada tugas bikin karya digital, aku sangat bersemangat. Aku langsung melakukan yang terbaik yang aku bisa, walaupun masih mepet-mepet deadline-nya. Hahaha.

Maka, selama rentang dua bulan terakhir, aku menghasilkan tiga buah karya digital. Dua nyaris full bikin gambar sendiri, dua hasil kolaborasi sama temen sekelompok, dan cuma satu yang mainin gambar dari Google. Semuanya aku upload di DeviantArt, dan sekarang juga aku bagi di sini.

Ya, ya, aku tahu, aku belumlah jadi pengutak-atik gambar digital profesional. Kadang-kadang aku masih egois sama konsepku sendiri dan nggak mau menerima ide orang lain. Kadang-kadang aku mendengarkan usulan orang lain, tapi masih bersikeras soal imajinasiku sendiri. Aku masih harus banyak belajar. Ketika gambar itu dibuat untuk dinikmati orang lain juga, aku nggak seharusnya cuma melihatnya dari sudut pandangku sendiri.

Topic : Same Planet, Different World
Genre : Diary

Post a comment

Private comment

Comment is pending approval.

Comment is pending blog author's approval.
Cari
Kalender
« 09 | 2018/10 | 11 »
Su M Tu W Th Fr Sa
- 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 - - -
Tentang Diriku

bilabaik
bilabaik


Kita hidup di bumi ini
Hari ini, esok, dan seterusnya
Masa depan sangat panjang; kota impian
Mari coba satu-satu kita wujudkan


[Doraemon OST - Bokutachi Chikyuujin]

Jadikan Teman

Jadilah teman user ini.

Tautan Saya
Buku
Book recommendations, book reviews, quotes, book clubs, book trivia, book lists
Tautkan Ke Saya


RSS
Powered by FC2 BLOG

Let's start blogging!!

Powered by FC2 Blog